Aku ingin menatap Mu tanpa kata..
Ketika hati hening tanpa nafsu..
Ketika mata terpejam tanpa rasa..
Ketika jiwa terpanggil menghadapNya..
Aku ingin meraihmu dengan cintanya..
Ketika langkah goyah tertatih dalam luka..
Ketika air mata adalah jiwa..
Ketika keyakinan meluruhkan luka dan air mata dalam pelukan do'a..
Merapatkan hati pada tepian angkasa..
Bait-bait takdir menyapa dengan ceria..
Berbisik sendu di balik heningku..
Kunikmati rindu dalam dekapan kesejukan Mu..
Duhai jiwa..bijaklah mengilhami maknaNya..
Ketika luka menggores rasa..
Ketika sukacita menghanyutkan jiwa..
Ketika gundah bertahta mengurai tanya..
Engkau..
Sang maha cinta dekaplah jiwa yg lelah inidalam belaian kasih-Mu..
Tuntunlah hati yg lemah ini..
Agar mampu meraih nafas cinta dalam mihrabMu..
Dan ku serahkan sepenuhnya jiwa ini dalam ketentuanMu..
Bisikanlah sebaris do'a dalam detak jiwa ini..
Memanggil indah sang maha rindu dalam dekap kasihMu..
Dhezta Riany
5.1.13
8.12.12
Antonim..
Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa
Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk
ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid : Mengerti Bu Guru...
Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!
Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!
Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!
Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!
Guru : Salah itu!
Murid-murid : Betul ini!
Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!
Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!
Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Oh Hamba!
Guru : Dengar ini...
Murid-murid : Dengar itu...
Guru : Diam!!!!!
Murid-murid : Ribut!!!!!
Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!
Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid : Kami waras sebagian!!!
Guru : Cukup! Cukup!
Murid-murid : Kurang! Kurang!
Guru : Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
Guru : Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!
Guru : Habis aku!
Murid-murid : Kekal kamu!
Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!
Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!
Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!
Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!
Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid : Dilepaskan tengah malam itu!!!
Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan. Sebentar kemudian, loceng pun berdering.
Murid-murid merasa lega karena guru yang paling ditakuti oleh mereka telah keluar. Walau bagaimanapun, mereka merasa bangga karna telah dapat menjawab semua pertanyaan tadi.
Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid : Mengerti Bu Guru...
Guru : Pandai!
Murid-murid : Bodoh!
Guru : Tinggi!
Murid-murid : Rendah!
Guru : Jauh!
Murid-murid : Dekat!
Guru : Berjaya!
Murid-murid : Menang!
Guru : Salah itu!
Murid-murid : Betul ini!
Guru (geram) : Bodoh!
Murid-murid : Pandai!
Guru : Bukan!
Murid-murid : Ya!
Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
Murid-murid : Oh Hamba!
Guru : Dengar ini...
Murid-murid : Dengar itu...
Guru : Diam!!!!!
Murid-murid : Ribut!!!!!
Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru : Mati aku!
Murid-murid : Hidup kami!
Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru : Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid : Kami waras sebagian!!!
Guru : Cukup! Cukup!
Murid-murid : Kurang! Kurang!
Guru : Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
Guru : Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru : Kurang ajar!
Murid-murid : Cukup ajar!
Guru : Habis aku!
Murid-murid : Kekal kamu!
Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru : Sudah, bodoh!
Murid-murid : Belum, pandai!
Guru : Berdiri!
Murid-murid : Duduk!
Guru : Bego kalian ini!
Murid-murid : Cerdik kami itu!
Guru : Rusak!
Murid-murid : Baik!
Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid : Dilepaskan tengah malam itu!!!
Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan keluar ruangan. Sebentar kemudian, loceng pun berdering.
Murid-murid merasa lega karena guru yang paling ditakuti oleh mereka telah keluar. Walau bagaimanapun, mereka merasa bangga karna telah dapat menjawab semua pertanyaan tadi.
5.12.12
my for my Bunda,,
.. Hanya kasihmu yang mampu lindungi lemah hatiku... yang tak sekuat hatimu...
bunda..
hari semenjak kau meninggalkan putri kecilmu sendiri,,
semenjak kau biarkan putri kecilmu ini menghirup udara luar tanpa perlindunganmu..
hari yang selalu kukenang sebagai hari Awal kesepian untukku..
teringat olehku Bunda..
saat kau tersenyum sembunyikan rasa sakitmu dariku..
saat derita siang dan malam menimpamu dibelakangku..
saat itu tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa memberi harapan baru bagi ku..
Bunda..
cintamu menyadarkanku..
kasihmu mengajarkan aku..
kini.. dalam peluknya..
kau saksikan betapa tak berdaya aku tanpa dirimu..
seandainya kau masih disampingku..
takkan ku mengeluh, takkan ku berkecil hati..
sekuat jiwa.. ku menahan lelah ..
saat ku tersesat.. tanpa bimbinganmu..
Bunda..
25.11.12
My Last Child
Np : Last Child - Diary Depresiku*
Ku ingat saat ayah pergi dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki
Wajar bila saat ini ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam,
tiada harga diri agar hidupku terus bertahan...
Keras,
gamblang, dan jujur. Demikian lirik lagu "Diary Depresiku" mengalir apa
adanya. Tanpa pretensi, tanpa upaya mencari simpati. Ini adalah kisah
hidup nan sungguh, tanpa dekorasi metafora. Kisah tiga anak muda yang
mengalami betul kerasnya hidup sejak masih berusia belia.
Lahir
di timur Jakarta pada awal tahun 2006 silam, Last Child terbentuk dari
trio Virgoun (vokal & gitar), Dimas (bass & vokal), dan
Ary (drum).
Mereka berubah menjadi kuartet sejak Juli 2009, merekrut
Yodi (gitar) untuk memperkaya eksplorasi musik mereka. Setelah
merilis mini album di 2001 berjudul "Grow Up" dengan 100% semangat
swadaya,
tahun 2008 lalu di bawah bendera Fake Records mereka unjuk gigi
dengan album berjudul "Everything We Are Everything". Album yang
perlahan tapi pasti semakin memperluas basis massa Last Friends, sebutan
bagi fans Last Child. Album ini juga melahirkan hits di kalangan Last
Friends seperti "Diary Depresiku", "Pedih", & "Kembali".
April 2010, tercatat lebih dari 110,000 orang Last Friends secara rutin berinteraksi di dunia maya Dan berkat kesetiaan nan spartan dari Last Friends pula, RBT Last Child
dari album "Everything We Are Everything" sudah menembus angka lebih
dari 300,000 download. Sungguh sebuah angka yang fenomenal bagi sebuah
band indie yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas.
Dibawah
naungan Dr.M lagu "Diary Depresiku dimastering ulang oleh Jemi
Sitanayah, MMus (Mastering of Music, sound engineering), seorang putra
tanah air jebolan Berklee College of Music, USA.
Dan
Hingga saat ini (November 2010), tercatat bertambah menjadi lebih dari
850,000 orang Last Friends yg berinteraksi di Fanpage mereka. Dan juga
angka download RBT yang semakin meningkat.
Dengan
kepercayaan penuh akan kerja keras dan ketulusan jiwa, Last Child siap
terus menginspirasi generasi muda di luar sana dengan satu pesan
penting:
..kerasnya hidup tak selayaknya mematahkan asa untuk berkarya..
Dengan
kepercayaan penuh akan kerja keras dan ketulusan jiwa, Last Child siap
terus menginspirasi generasi muda di luar sana dengan satu pesan
penting:
..kerasnya hidup tak selayaknya mematahkan asa untuk berkarya..
17.11.12
Untukmu.. Diriku..
Tuhan..
Aku berdoa untuk seorang malaikat yang kau kirimkan..
dan kelak akan menjadi bagian hidupku..
Seseorang yang sungguh mencintaiku lebih dari segalanya..
Seorang pria yang kelak akan meletakkanku pada posisi kedua dihatinya setelah engkau..
Aku berdoa untuk seorang malaikat yang kau kirimkan..
dan kelak akan menjadi bagian hidupku..
Seseorang yang sungguh mencintaiku lebih dari segalanya..
Seorang pria yang kelak akan meletakkanku pada posisi kedua dihatinya setelah engkau..
Dia seseorang yang mencintaiku bukan dari kecantikanku...
tapi karna hatiku...
tapi karna hatiku...
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan
situasi..
Tuhan..
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna..
namun aku ingin dapat membuatnya sempurna dimataMu..
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna..
namun aku ingin dapat membuatnya sempurna dimataMu..
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai
peneguhnya..
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi
kesedihannya..
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya
lebih sempurna..
Dia terlalu indah untuk dibandingkan..
Terlalu tangguh untuk disingkirkan..
Tuhan..
aku hanya meminta..
buatlah aku menjadi wanita yang dapat menjadi kebanggaannya
Terlalu tangguh untuk disingkirkan..
Tuhan..
aku hanya meminta..
buatlah aku menjadi wanita yang dapat menjadi kebanggaannya
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat
mencintainya dengan sepenuh hatiku..
Berikanlah aku pengelihatan hingga aku dapat melihat hal
terbaik dari dirinya...
Berikanlah aku lisan yang penuhdengan kata kata bijaksana,Yang mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat..
Berikanlah aku lisan yang penuhdengan kata kata bijaksana,Yang mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat..
Dan tersenyum untuknya setiap pagi..
dan kamu.. sayangku..
Dirimulah cinta terindah dalam hidupku..
energi untuk setiap detak jantungku..
kutitipkan hati ini padamu..
jaga baik baik.. dan jangan sampai tergores..
karna goresannya akan melukai,,
Apalagi jika jatuh dan hancur..Karna kehancurannya takkan mungkin dapat disatukan lagi.. For you..
Surat cinta Hacker
Dear
Regards,
Seandainya saja hatimu adalah sebuah system..
Pasti akan langsung aku scan dirimu
agar aku tahu port mana yang Online
Agar tiada keraguan
dihatiku saat aku send Request c:>nc-l-o-v-e
ke operator systemmu
walaupun aku hanya berani ping
dibelakang Anonymous Proxy,
Inikah rasanya jatuh cinta, hingga membuatku merasa
seperti seorang pecundang
ataukah memang aku ini seorang pecundang sejati? Whatever..
ataukah memang aku ini seorang pecundang sejati? Whatever..
Ingin rasanya kumanfaatkan Vulnerabilitiesmu dengan PHP Injection
dan request Is-La ; find perm 777
type D, jadi aku bisa mencari adakah blank
folder dihatimu yang bisa kutulisi atau adakah freespace
buat aku..?
Rasa ini membuatku malas tuq melakukan apapun..
Haruskah aku pasang Back Door
remote connect back shell agar aku hanya tinggal menunggu back connection darimu agar aku tak merana seperti
ini?
Dan saat semua requestku received, aku akan stay terus di Bug Track agar aku tau semua Bug
terbarumu, dan aku pasti akan Path dan Path terus..
aku janji akan aku jaga servicemu agar tidak Crash aku akan menjadi Firewall mu dan memasang Port Sentry ,lalu menyetting error page mu “ The Page Cannot Be Found Because Has Been Owned By Someone Get Out”,,
aku janji gak akan ada Malicious program
dan service yang hidden karna
aku sangat sayang dan mencintaimu..
Tapi,
jangan ada kata -kata “ You Don’t Have Permission To Access It “ buatku , kalau kamu gak mau di Ping Flood atau aku DDos
Attack, jangan ahh.. kamu harus jadi malaikat penyelamatku,,
Itu jika
saja hatimu adalah sebuah system..
Sayangnya hatimu bukanlah sebuah system,
bagiku kamu adalah seorang malaikat yang sedang menguasai hatiku..
membuatnya Indah dengan banyak perasaan aneh yang muncul
dan merusak otakku dengan bayangan saat kau tersenyum padaku…
Tak semudah duduk manis didepan hardware
dan mengetikkan rumus Hack untuk
menaklukan System Hatimu yang rumit buatku
pelajari sendiri..
“..
would you be my boyfriend?..”
Menjadi
penjaga Hati ini, dan tempatku belajar mencurahkan cinta dan kasih sayang yang
selama ini tak pernah aku mengerti mengapa saat bersamamu rasanya menjadi
begitu indah..
Hanya Untukmu
Cintaku..
Pernahkah kau menghitung berapa hari dalam hidupku kuhabiskan bersama dirimu?
jumlah hari itu adalah satu kesempatan hidup yang aku punya..
Karna kau selamanya bagiku..
pernah satu waktu..
prasangka telah menjauhkanmu dariku..
tapi sesungguhnya amarahku takkan sanggup bertahan lama..
saat kusadari aku tlah terikat erat jauh didalam hatimu..
Kau takkan pernah terganti..
Meskipun jarak dan waktu memisahkan kita..
namun jauh didalam hatiku..
Kamu.. Segalanya dalam hidupku..
Seperti angin di bawah sayapku..
yang tanpamu.. takkan ada artinya sebuah sayap untukku..
Untuk sahabatku..
Lolly Eka Pratiwi, Bandung
Pernahkah kau menghitung berapa hari dalam hidupku kuhabiskan bersama dirimu?
jumlah hari itu adalah satu kesempatan hidup yang aku punya..
Karna kau selamanya bagiku..
pernah satu waktu..
prasangka telah menjauhkanmu dariku..
tapi sesungguhnya amarahku takkan sanggup bertahan lama..
saat kusadari aku tlah terikat erat jauh didalam hatimu..
Kau takkan pernah terganti..
Meskipun jarak dan waktu memisahkan kita..
namun jauh didalam hatiku..
Kamu.. Segalanya dalam hidupku..
Seperti angin di bawah sayapku..
yang tanpamu.. takkan ada artinya sebuah sayap untukku..
Untuk sahabatku..
Lolly Eka Pratiwi, Bandung
Tidak kusesali sekian cerita yg mendekatkan kau dan aku,
luka menjadi jembatan kian dekat hatimu dan aku.
Barangkali suatu saat kau akan memperoleh sebuah kisah indah yg lain.
meski tak mampu kubayangkan kau dengan yang lain,
kubiarkan mulutku berkata tidak,meski hatiku kian tersiksa. Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/07/puisi-sahabat.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritke
Kebahagian sebuah pertemnan kini
telah berubah menjadi keindahan sebuah kisah cinta. .
yang dulunya bertengkar sekarang menjadi damai akan hadirnya Cinta
dan pernah ada yang menyangka bahwa
Sebuah pertemanan bisa menjadi sebuah percintaan. . . Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/07/puisi-sahabat.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel
Langganan:
Postingan (Atom)